Berita

 

Kamis tanggal 15 Agustus 2013 pukul 10.30 Wib, bertempat di Pengadilan Tipikor Medan, telah digelar sidang putusan perkara dugaan tindak pidana korupsi Walikota Medan Drs. Rahudman Harahap MM, terkait penyelewengan dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Tahun 2005 di Kabupaten Tapanuli Selatan sewaktu menjabat sebagai Sekretaris Daerah, sebesar Rp. 1,5 Milyar dengan vonis majelis hakim Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan telah memutuskan perkara atas nama terdakwa Drs. Rahudman Harahap, MM dengan putusan bebas murni (vrijspraak),

Sesuai dengan tuntutan Jaksa sebelumnya pada hari kamis 18 Juli 2013, Terdakwa Rahudman Harahap terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) UU.RI. No.31 Tahun 1999 Jo UU.RI No. 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dengan tuntututan sebagai berikut :

  1. 1.Pidana penjara selama 4 (empat) tahun;
  2. 2.Membayar denda sebesar Rp.500.000.000 (lima ratus juta rupiah) subsidair enam bulan kurungan;
  3. 3.Membayar uang pengganti sebesar Rp. 480.895.500 (empat ratus delapan puluh juta delapan ratus sembilan puluh lima ribu lima ratus rupiah).

 

terhadap vonis hakim tersebut, Tim Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan melakukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung RI. Sebelumnya terkait kasus yang sama, Amrin Tambunan mantan bendahara (Pemegang Kas) Pemkab Tapanuli Selatan, oleh Mahkamah Agung RI telah menghukum 4 tahun penjara.