Berita

Kepala Kejati Sumut Bapak Bambang Setyo Wahyudi, SH.MM mengapresiasi nilai keterbukaan antara media dengan kejaksaan dalam memberikan informasi kepada masyarakat dalam bidang penegakan hukum di Sumatera Utara khususnya. Nilai keterbukaan tersebut diharapkan membangun sinegritas yang jauh lebih baik tentang kinerja kejaksaan dalam membangun pencitraan di mata publik.

Hal ini beliau ungkapkan di hadapan para wartawan yang hadir dalam kegiatan “Pers Gathering” yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kajati Sumut, pada hari Kamis tanggal 27 Februari 2014 kemarin.

Beliau mengatakan, “Kegiatan Pers Gathering ini merupakan kegiatan yang mempertemukan pers dengan pimpinan dan jajaran Kejati Sumut dalam suasana informal yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan baik antara wartawan dengan institusi khususnya di Kejati Sumut.

“Kami meminta bantuan media dalam penyampaian kinerja dengan masyarakat, agar tidak simpang siur dan tidak adanya pemikiran yang negatif,”tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut para wartawan diberikan kesempatan untuk melakukan sesi tanya jawab.

Dalam penuntasan kasus korupsi yang saat ini melanda Sumatera Utara, pihaknya telah berkomitmen penuh akan menuntaskan sampai ke pengadilan, sesuai dengan arahan Jaksa Agung Republik Indonesia.

Beliau menegaskan bahwa berbagai kasus korupsi yang saat ini tengah ditangani baik di Kejati Sumut maupun jajarannya, tidak ada yang ditutupi maupun disembunyikan. Banyaknya sinyalemen di masyarakat yang menuding lambannya kinerja kejaksaan dalam menuntaskan kasus penyidikan yang ditangani hingga memakan waktu yang berlarut-larut, beliau meyatakan hal itu ditengarai menumpuknya pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah personil yang ada.

Namun, sambungnya, kondisi demikian bukan menjadi penghambat dalam penanganan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor). Sebagai bukti, Kejati Sumut mendapatkan peringkat ke dua se-Indonesia dalam penanganan kasus korupsi. Pada pertemuan yang juga dihadiri oleh Wakajati Sumut Fadil Zumhanna, SH.MH, Asisten Bidang Pidana Khusus Muhammad Roem,SH.MH, Asisten Bidang Pidana Umum Fachruddin, SH, Asisten Bidang Pengawasan Surung, SH.MH, Kabag Tata Usaha Andri, SH.MH dan Kasi Penkum Candra Purnama, SH, beliau mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk bersama-sama mengkampanyekan budaya Anti-Korupsi. Mengingat korupsi yang ada sudah menggurita dan sudah merusak komponen bangsa baik moral, budaya, perekonomian maupun sistem pemerintahan.

Diakui beliau perjalanan panjang dalam menangani berbagai perkara yang masuk bukan perkara gampang, karena membutuhkan tenaga ekstra dan ketelitian, karena penyidikan yang dilakukan menyangkut nasib orang

Beliau mengharapkan dengan dilaksanakannya Pers Gathering antara Kejaksaan dengan wartawan tersebut, akan menumbuhkan komunikasi yang cukup erat dan bersinerji dengan harapan, penyampaian informasi kepada masyarakat terkait progres pekerjaan Kejaksaan dapat tersaji dengan benar dan akurat. Benz