Berita

Rabu, 18 Juni 2014.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Utara , Bapak M. Yusni bersama jajarannya dalam rangka kunjungan kerja ke Harian Analisa disambut hangat oleh Pemimpin Umum Harian Analisa, Supandi Kusuma, Pemimpin Perusahaan, Sujito Sukirman, Redaktur Kota, H Hermansjah, dan Chairul Azmi Hutasuhut selaku Wakil Ketua II Pengurus Besar Wushu Indonesia, mengakui jumlah kasus korupsi yang masuk ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) saat ini menumpuk. “Ibarat mengambil tisu. Satu perkara selesai muncul lagi perkara lain,” sebutnya.

Bapak M. Yusni yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh ,mengatakan, untuk  menyelesaikan diperlukan waktu lama, baik dalam penyelidikan maupun penyidikan. “Ada tahap-tahap yang harus dilalui dalam penyelesaian suatu kasus, sehingga butuh waktu lama untuk menuntaskan”.

Meski demikian, pihaknya berkomitmen semaksimal mungkin menuntaskan kasus korupsi, termasuk kasus lama. 

Ia mengatakan, untuk menyelesaikan menumpuknya laporan dugaan korupsi di lembaga yang ia pimpin, salah satunya melimpahkan ke daerah. “Mana yang kira-kira kerugian negaranya kecil kami limpahkan ke kejaksaan di daerah, sehingga semuanya bekerja”, tegas Yusni didampingi Asisten Intelijen (Asintel) Kejatisu, Nanang Sigit, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Muhammad Rum, dan Kasi Penkum/Humas Kejatisu, Chandra Purnama.

Dalam kesempatan itu, Bapak M. Yusni menyampaikan, kedatangannya ke Harian Analisa selain untuk mempererat silaturrahmi yang sudah terjalin sejak lama, juga sebagai rekan kerja seputar pemberitaan. 

Sumber Berita: www.fkkbknwews.com