Berita

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhammad Yusni SH MH menegaskan tidak tebang pilih dalam menangani berbagai kasus korupsi di Sumut.

Hal itu diungkapkan M Yusni usai acara pisah sambut Kajati Sumut baru yang sebelumnya dijabat Bambang Setyo Wahyudi, di Emerald Garden International Hotel di Jalan Putri Hijau, Medan Rabu (4/6) malam.

Yusni yang juga sempat menjadi Asisten Intelejen di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara itu mengatakan, dalam menangani suatu perkara pihaknya lebih mengutamakan kepastian hukum, temasuk pengeluaran Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).

”Dalam penyelidikan suatu perkara kita akan melihat bukti-bukti. Sehingga mana yang tidak memenuhi akan dihentikan dan jika cukup bukti akan dilanjutkan. Dan penghentian perkara termasuk bagian dari kepastian hukum jika perkara itu tidak memenuhi unsur suatu perbuatan pidana,” ujar Yusni yang juga mantan Kajati Aceh itu.

Dia juga menegaskan, dirinya akan objektif terhadap penyelidikan suatu perkara. ”Kita lakukan sesuai prosedur dan seobjektif mungkin,” tegas lulusan Universitas Airlangga Surabaya tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho yang hadir dalam acara itu mengharapkan, ke depannya antar Forum Komunikasi Pimpinan Kepala Daerah bisa berjalan baik. ”Dengan komunikasi yang baik, tentunya bisa tercipta pula kerjasama yang baik,” tegasnya.

Dalam acara itu, turut pula hadir perwakilan Pangdam 1/BB, Kapolda Sumut, Dandim, SKPD Pemprov, serta sejumlah walikota/bupati dari lingkungan provinsi Sumatera Utara.

Sementara mantan Kajati Sumut Bambang Setyo yang kini resmi menjabat sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) mengaku, telah melaksanakan tugasnya hingga sejumlah kasus dalam setahun belakangan dirinya menjabat telah hampir rampung.

“Semua berkas sudah hampir selesai, tinggal menunggu BPKP, jadi saya menyerahkan kewenangan itu pada Kepala Kejati Sumut yang baru. Sekarang tidak berwenang lagi saya bahas soal kendala mengapa belum ada yang dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan, tunggu saja perkembangan dari Kepala Kejati yang baru,” kata Bambang.

Meskipun hanya satu tahun, ungkap Bambang, ia merasakan kerjakeras timnya sangat solid. “Saya merasakan kenyamanan dan kerja yang solid dari pegawai-pegawai Kejati Sumut, bekerja dengan yang muda-muda ini buat saya awet muda,” katanya.