Berita

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menggelar acara Pers Gathering dalam rangka peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-54 Tahun 2014.

Acara ini bertema “Melalui Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Tahun 2014 Kita Kobarkan Semangat Pengabdian Dalam Rangka Melayani Masyarakat Pencari Keadilan Untuk Tercapainya Kepastian Hukum yang Berkemanfaatan”.

Acara tersebut dihadiri langsung Kepala Kejatisu (Kajatisu) Bapak Muhammad Yusni beserta Aspidum M. Dofir, SH, MH, Asisten Pembinaan Risma Hirijanti Lada, SH, Asisten DATUN, I Made Astiti Ardjana, SH, Koordinator Bid Pidsus KejatiSU Hendri Silitonga dan Kasi Penkum Chandra Purnama.

Pada pertemuan tersebut, Kajatisu menyatakan dirinya sebagai Kajatisu yang baru berjanji akan terbuka kepada para wartawan. Namun juga wartawan diharapkan mengerti bahwa ada kasus-kasus yang memang belum saatnya di ekspos karena dikhawatirkan calon tersangkanya bisa saja kabur.

“Kalau diam orang bisa jadi curiga, ini zamannya sudah zaman keterbukaan tapi bukan berarti telanjang karena ada hal-hal yang belum waktunya dibuka bukan berarti kita tidak ingin sampaikan tetapi untuk menjaga hal-hal yang dikhawatirkan seperti calon tersangkanya kabur,”ujar Kajatisu.

Kajatisu juga menyatakan kalau saat ini ia telah memiliki beberapa program meski pastinya program Kajatisu sebelumnya yang tertunda tetap harus diteruskan.

Dijelaskannya untuk Perkara Pidana Khusus perlu adanya percepatan sehingga ia membentuk tim khusus yang nantinya akan langsung terjun ke daerah-daerah. Tim ini akan bertugas menelaah kasus lama sehingga harus diselesaikan karena tidak ada penggantungan perkara.

 “Hasilnya nanti apakah layak atau tidak untuk diteruskan maka tim yang akan turun ke daerah mensupervisi untuk mencari saksi dan ingat tidak ada istilah mengendapkan perkara,”tegas Kajatisu.

Sementara untuk Pidana Umum dengan tegas Bapak Yusni menyatakan bila setiap ada informasi diterima akan langsung dicek dan kalau bermasalah maka ia akan langsung memanggil jaksanya.

Dalam acara ini juga digelar tanya jawab antara Kajatisu dan para wartawan yang banyak menanyakan seputar kasus-kasus yang belum terselaikan. Jawabannya Kajatisu akan menelaah semua kasus-kasus lama itu dan akan memprosesnya.

(Roy).