Berita

Kejati Sumut (Rabu, 17 September 2014) telah menetapkan 12 Tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan alat-alat kesehatan dengan sumber dana dari APBN_P TA. 2012 senilai Rp 116 Milyar dan dana dekonsentrasi/tugas pembantuan TA. 2012, sebagai berikut :
 
1. Pengadaan Alkes pd RSUD Dr. Hadrianus Sinaga, Pangururan Kab. Samosir dgn anggaran senilai Rp. 5 M dgn masing-masing Tersangka 1. BH, selaku PPK, 2. AS, selaku pihak rekanan Wakil Dir. CV. JT & 3. FS, selaku Ketua Panitia Lelang.
 
2. Pengadaan Alkes pd RSUD Dr. Tengku Mansyur Kota Tanjung Balai, dgn anggaran senilai Rp. 5 M dgn masing-masing Tersangka 1. HS, selaku PPK, 2. A, selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang/jasa & 3. RLT, selaku Dir. PT. AWK ( pihak rekanan pemenang lelang)
 
3. Pengadaan Alkes pd RSUD Dr. Sultan Sulaiman, Kab. Serdang Bedagai dgn anggaran senilai Rp. 5 M dgn masing-masing Tersangka 1. DK, selaku PPK, 2. HN, selaku Ketua Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) & 3. SL selaku Dir. CV. MIJ /pihak rekanan.
(no. 1 s/d 3 sumber dana pengadaan Alkes dari APBN-P TA. 2012 total senilai Rp. 116 M)
 
sedangkan terkait Pengadaan Alkes pd RSUD Perdagangan Kab. Simalungun, anggaran berasal dari sumber dana dekonsentrasi & dana pembantuan TA. 2012 dgn nilai sebesar Rp. 5 Milyar dgn masing-masing Tersangka 1. JESS, selaku PPK, 2. RS, selaku Ketua Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan / Pokja ULP & 3. A, selaku Dir. CV. GS. (pihak rekanan).
 
Setelah penetapan para tersangka tersebut, Tim Penyidik dalam proses penyidikan nanti akan mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan alat-alat bukti dengan pemeriksaan saksi-saksi terhadap para pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan dalam pengadaan alat-alat kesehatan untuk masing wilayah kabupaten/kota.