Berita

Tim Penyidik Kejati Sumut hari ini Rabu (12/8) sekira pukul 16.30 Wib, kembali melakukan penahanan terhadap 3 Tersangka terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembuatan peta titik rawan bencana Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat TA. 2012 pada Badan Penanunggulangan Bencana Daerah Prov Sumatera Utara.

Kedua Tersangka yang ditahan tersebut masing-masing :

  1. 1.AFA, Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan pada BPBD Prov Sumut selaku PPTK
  2. 2.ZA selaku Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa.
  3. 3.satu tersangka lagi selaku pemenang tender/pihakberhalangan dikarenakan sakit dan terhadap yang bersangkutan akan dilakukan penjadwalan kembali.

Modus yang dilakukan dalam pembuatan peta yang seharusnya mempergunakan tenaga ahli namun dalam pelaksanaannya  tidak dilakukan alias fiktif dengan nilai proyek sebesar Rp. 1,3 Milyar. dan setelah berkoordinasi antara Tim Penyidik dengan pihak BPKP Perwakilan Sumut diperoleh perhitungan sementara kerugian negara sebesar Rp. 800 Juta.

Dilakukan penahanan terhadap ke 2 Tersangka tersebut ditahan selama 20 (dua puluh) hari kedepan dan dititipkan di Rutan Tanjung Gusta Medan,  alasan dilakukan penahanan oleh Tim Penyidik dikhawatirkan para Tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan mengulangi tindak pidana serta untuk kepentingan penyidikan yang tengah di lakukan oleh Tim Penyidik Kejatisu.