Berita

* Tim Penkum Sosialisasikan Perpu Kebiri (Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016)

Bahaya narkoba dan dampak hukumnya bagi penjual,  pemilik dan pengguna narkoba serta kekerasan terhadap anak dan wanita menjadi topik pembahasan penyuluhan hukum jaksa masuk sekolah, yang dilaksanakan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di Aula SMK Negeri 9 Medan, Kamis (2/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB – 13.45 WIB dihadiri tim penyuluhan hukum dari Kejatisu diwakili oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juliana PC Sinaga SH MH dan Yosgernold Tarigan SH MH, Kepala Sekolah SMK Negeri 9 Medan, H Sakti S PD MPd dan staf pengajar serta ratusan siswa.

Kegiatan penyuluhan hukum disajikan dengan permainan ular tangga, dimana pada permainan tersebut para siswa dibagi menjadi tiga
kelompok, dan masing-masing kelompok bermain ular. Berbeda dengan permainan ular tangga yang diketahui umum, akan tetapi permaianan ular tangga yang berbeda. Setiap nomor ular tangga berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa.

“Pertanyaan tersebut berupa pertanyaan permasalahan hukum dan sosial. Permainan tersebut dinilai, kelompok yang paling benar menjawab pertanyaan dan diberikan hadiah,” kata JPU Yosgernold Tarigan SH MH kepada MedanBisnis, Kamis (2/6).

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMK Negeri 9 Medan, H Sakti S PD MPd dalam sambutannya sangat mengharapkan penyuluhan hukum tidak hanya sekali ini dilaksanakan, akan tetapi dapat dilakukan secara berkesinambungan. “Ini penting dilakukan secara berkesinambungan agar siswa mengerti hukum dan dapat memberi perubahan bagi hukum di masyarakat ke siswa siswi ini yang nantinya akan ada dimasyarakatkan sebagai generasi penerus,” ungkapnya.

Sakti bersyukur, penyuluhan hukum dilaksanakan di sekolah yang dipimpinnya. “SMK Negeri 9 Medan ini merupakan SMK Negeri rujukan dan
klaster pelaksaan Kurikulum 2013,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejatisu Bobbi Sandri SH MH menyebutkan, penyuluhan hukum ke SMK negeri 9 Medan bertujuan memberi penyuluhan hukum. “Kenapa di buat tema ‘Jaksa Masuk Sekolah’. Hal itu merupakan satu program kejaksaan dalam hal penyuluhan hukum,” sebutnya.

Disebutkan Bobbi, hal ini merupakan salah satu kewenangan kejaksaan yang bertujuan agar masyarakat dalam hal ini siswa/siswi mendapat
pencerahan dalam bidang hukum sehingga mengetahui dan kemudian dapat menyampaikan kepada keluarga dan masyarakat di lingkungannya. “Apalagi baru-baru ini, Perpu  Nomor 1 Tahun 2016 Tetkait hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan terhadap anak dikeluarkan oleh Pemerintah dan hal ini sangat perlu kita sampaikan kemasyarakat khususnya siswa/siswi,” ujar Jaksa yang suka senyum tersebut