Kejaksaan Tinggi Sumut tidak main-main dalam melaksanakan perintah Presiden RI untuk memberantas penyalahgunaan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba). “Dalam kurung waktu setahun sejak 21 Mei 2015 hingga 20 Juni 2016 Kejaksaan Tinggi Sumut telah menuntut mati 30 orang pengedar Narkoba dari 16 perkara yang berasal dari Kejaksaan Negeri Medan, Deli Serdang, Tanjung Balai dan Binjai,”sebut Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Baginda Polin Lumban Gaol SH didampingi Asisten Intelijen Kejatisu, Nanang Sigit Yulianto, SH, MH dan Asisten Pengawasan, Tambok Nainggolan, SH. MH serta Humas Kejatisu, Bobbi Sandri, SH, MH dan Kasi III Intelijen Kejatisu, Marcos M Simare-mare, SH, MH beserta Kasubsi Humas Kejatisu, Yosgernold Tarigan, SH, MH di lantai Dua ruang rapat Kajatisu Jalan Abdul Haris Nasution Medan.

Lanjutnya, dari 30 pengedar Narkoba tersebut, sudah 4 diputus hukuman mati sedangkan yang lainnya putusan 20 tahun dan seumur hidup yang masih dalam proses upaya hukum banding dan kasasi serta grasi.Dipaparkan Wakajatisu juga bahwa jumlah barang bukti Narkoba dari 16 perkara tersebut jika dijumlahkan seluruhnya sebagai berikut ganja 5.537 seberat kg, sabu-sabu seberat 396 kg, dan ekstasi sebanyak 131.215 butir.

Jika diasumsikan 1 orang memakai ganja seberat 1 gram dan 1 orang memakai sabu-sabu 0,3 gram, serta 1 orang memakai ekstasi, dengan demikian jumlah penduduk yang dapat diracuni barang haram tersebut di sumatera utara khususnya Medan, Deli serdang, Tanjung Balai dan Binjai adalah 6.119.430 orang dengan perincian ganja seberat 5.537 kg dapat meracuni 5.537.000,- orang , kemudian sabu sabu 396 kg dapat meracuni 1.320.000 orang, sedangkan ekstasi 131.215 butir dapat meracuni 262.430,- orang.

Data ini masih perhitungan barang bukti dari 30 orang pelaku, belum termasuk ratusan pelaku lainnya yang dituntut terpisah dengan barang bukti yang berbeda-beda.

Berikut ini nama-nama pengedar Narkoba yang telah dituntut mati, yaitu, Talip, jumlah barang bukti Ganja seberat 624,75 Kg, Tika, jumlah barang bukti Ganja seberat 624,75 Kg, Tommy, jumlah barang bukti Shabu sebanyak 25 bungkus, Narkotika jenis extasy warna muda sejumlah 7.550 butir, Narkotika jenis extasy warna hijau sejumlah 10.986 butir, Narkotika jenis extasy warna coklat sejumlah 1000 butir, Narkotika jenis extasy warna merah jambu sejumlah 512 butir, Muhammad Arif als Jon, jumlah barang bukti Narkotika jenis ekstasy warna merah jambu sejumlah 2000 butir, Ramlan Siregar, jumlah barang bukti Narkotika jenis pil ekstasy sejumlah 30.000 butir seberat 10 kg, Muhammad Rizaldi Chan, jumlah barang bukti Ganja seberat 250 kg, Sunardi als Manurung, jumlah barang bukti Ganja seberat 100 kg serta Ganja 150 kg, Amrih Prayoga, jumlah barang bukti Shabu seberat 25 kg, Narkotika jenis pil ekstasy sebanyak 30.000 butir seberat 10 kg, Rahmat Suwito, jumlah barang bukti Shabu seberat 25 kg, Narkotika jenis pil ekstasy sebanyak 30.000 butir seberat 10 kg, Robinson Tambunan als Yusri Iskandar, jumlah barang bukti Ganja seberat 354 kg, 1 ball ganja seberat 1 kg, 1 panci stanless steel berisi ganja seberat 30 gram, Sulaiman Daud, jumlah barang bukti ganja seberat 354 kg, 1 ball ganja seberat 1 kg, 1 panci stanless steel berisi ganja seberat 30 gram, Mindaungas Verikas, jumlah barang bukti Shabu seberat 994 gram, Shabu seberat 1024 gram, Shabu seberat 114 gram, Shabu seberat 107 gram, Shabu seberat 137 gram, Shabu seberat 111 gram, Shabu seberat 93 gram, Shabu seberat 95 gram, Shabu seberat 113 gram, Shabu seberat 100 gram, Shabu seberat 90 gram, Shabu seberat 113 gram, Shabu seberat 101 gram dan Shabu seberat 104 gram, Zahrul Munawar, jumlah barang bukti Shabu seberat 2.269,54 gram, Narkotika jenis pil ekstasy sebanyak 46,848 butir seberat 19.207,68 gram, M.Rizal, jumlah barang bukti Shabu seberat 2.269,54 gram, Narkotika jenis pil ekstasy sebanyak 46,848 butir seberat 19.207,68 gram, Abdul Jabar, jumlah barang bukti 40 bungkus Shabu dan tablet ekstasy dengan total berat brutto 53.127 gram, Sukri Ismail, jumlah barang bukti 40 bungkus Shabu dan tablet ekstasy dengan total berat brutto 53.127 gram, Abdullah Ibrahim, jumlah barang bukti 40 bungkus Shabu dan tablet ekstasy dengan total berat brutto 53.127 gram, Zulfikli Muhammad, jumlah barang bukti 40 bungkus Shabu dan tablet ekstasy dengan total berat brutto 53.127 gram, Jimi Saputra Bin Rusli, jumlah barang bukti Narkotika dengan berat total brutto 270.227,8 gram, Ayau, jumlah barang bukti Narkotika dengan berat total brutto 270.227,8 gram, Lukmansyah Bin Nasrul, jumlah barang bukti Narkotika dengan berat total brutto 270.227,8 gram, Daud alias Athian, jumlah barang bukti Narkotika dengan berat total brutto 270.227,8 gram, Alim alias Parjan Gohan, jumlah barang bukti Narkota jenis ekstasy warna merah jambu sejumlah 2000 butir, Mursal, jumlah barang bukti Ganja seberat 4.219 kg, Muhajir, jumlah barang bukti Ganja seberat 4.219 kg, Fadly Fauzi, jumlah barang bukti Ganja seberat 4.219 kg, Riko Yunara alias Riko, jumlah barang bukti Ganja seberat 89,85 kg, Reza Maulana Rifaldi dan Mustajab bin Muktar (Alm), jumlah barang bukti Shabu seberat 10.293,96 gram, Narkotika jenis ekstasi seberat 60,46 gram atau 174 tablet, M. Adnan als Sahdan, jumlah barang bukti Shabu seberat 10.293,96 gram, Narkotika jenis ekstasi seberat 60,46 gram atau 174 gram dan Effendi Salam Ginting als Pendisa Ginting, jumlah barang bukti Shabu seberat 10.293,96 gram, Narkotika jenis ekstasi seberat 60,46 gram atau 174 gram.

Wakajatisu juga menambahkan, Kejatisu akan serius menangani dan menuntut setiap perkara narkoba yang ada terutama bagi pengedar narkoba. Kejatisu akan menuntut tinggi setiap pengedar narkoba.

“Jangankan Satu Kilo, seratus geram pun kita tuntut tinggi. Karena narkoba sanggat berbahaya bagi generasi penerus bangsa Indonesia dan kita Kejaksaan akan komit terhadap hal tersebut,”tegasnya pada puluhan wartawan yang hadir di acara Fress Gatering Kejatisu.