Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kota Solok, Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Drs Jhondri Roza MSi yang sempat kabur saat persidangan putusan di Pengadilan Negeri (PN) Koto Baru, ditangkap tim gabungan dari Tim intelijen Kekagung dan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dari kediamannya di Jalan Garu I Gang Bakti Abri, Selasa (30/8).

“Drs Jhondri Roza MSi berdasarkan putusan PN Koto Baru Nomor : 146/Pid.Sus/2014/PN.KBR tanggal 30 November 2013 dijatuhi hukuman pidana selama sembilan tahun dan denda Rp 800 juta subsider enam bulan kurungan apabila denda tersebut tidak dibayar,” ungkap Kasi Penkum Kejatisu Bobbi Sandri SH MH didampingi Kasubsi Humas Yosgernold Tarigan SH MH di Kejatisu usai menitipkan terpidana ke Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polresta Medan.

Dijelaskan Bobbi, terpidana Drs Jhondri Roza MSi ditangkap pada hari Kamis 12 September 2013 sekira pukul 10.00 WIB di Jalan Jorong Timbulun Kenagarian Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

“Terpidana terbukti tanpa hak atau melawan hukum memiliki menguasai atau menyediakan narkotika golongan satu yakni dua paket besar narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 4,51 gram. Terpidana saat ditangkap petugas Intel Kejatisu persis di samping rumahnya tanpa ada perlawanan,” jabarnya.

Menurut Bobbi, perbuatan terpidana sebagaimana diatur dan diancam pidana sebagaimana diatur dalam pasal 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dikatakan Bobbi, pihaknya saat ini telah berkoordinasi dengan Kejati Sumbar untuk tindaklanjut memboyong terpidana dan dilimpahkan Lembaga Pemasyarakatan di Sumbar.