Jaksa Agung Muda Pengawasan Prof. R. Widyo Pramono, SH., MM., M.Hum melakukan ceramah umum dan bedah buku tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) Jalan Wiliam Iskandar  Medan Selasa (08/11).  Acara yang dilaksanakan di Lantai III Gedung Biro Rektor Unimed dimulai pada pukul 10.00 WIB dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), DR Bambang Sugeng Rukmono, MH, MM dan Asisten Intelijen Kejatisu (Asintel), Nanang Sigit Yulianto, SH, MH serta Para Asisten di Kejatisu dan para Kajari dari seluruh jajaran Kejatisu. Dari pihak Unimed dihadiri oleh Rektor Unimed Medan, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd dan Wakil Rektor I, Prof. Dr. Abdul Hamid K, M. Pd. Acara yang dibuka oleh Rektor Unimed ditandai dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa. Pada sambutannya, Rektor mengucapkan terimakasih kepada Kejaksaan Agung dalam hal ini Bapak Jamwas dan Kajatisu beserta para Kajari Se-Sumut serta jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan menerima undangan Unimed untuk melakukan ceramah di Kampus terkait tentang Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi. Selanjutnya Jamwas memberikan kuliah umum dalam hal ini membedah buku yang berjudul “Pemberantasan Korupsi dan Pidana Lainnya Dalam Perspektif Jaksa dan Guru Besar”.   Jamwas dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pihak Unimed yang telah memberi kesempatan untuk melaksanakan ceramah umum dan membedah buku terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi serta diharapkan acara bedah buku ini dapat memberi manfaat kepada seluruh masyarakat sehingga nantinya mengetahui peraturan terkait Korupsi dan mampu terhindar dari perbuatan korupsi serta tentunya tidak berhubungan dengan aparat hukum dalam hal sebagai pelaku korupsi.  Prof. Widyo Pramono yang juga pernah bertugas sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung RI ini mengatakan bahwa saat ini dirinya bertugas sebagai Jamwas dimana Jaksa Agung Muda dengan bidang Pengawasan bertujuan untuk membentuk jajaran Kejaksaan yang Prifesional dan profosional. “Pengawasan misinya adalah membentuk aparat pengawasan yang mampu melakukan pengawasan terhadap Kejaksaan serta memproses dengan cepat setiap pengaduan terkait Jaksa” tegasnya. Selanjutnya Jamwas menegaskan bahwa dengan mengetahui peraturan terkait Korupsi dan setelah membaca buku terkait Pemberantasan Korupsi maka masyarakat dapat terhindar dari perbuatan korupsi. ” Sebagai manusia tentunya jika kita sudah mengetahui aturan maka kita dapat melaksanakan sesuatu hal dengan baik dan benar dan khususnya dalam hal korupsi yang jika dilanggar maka akan berhubungan dengan aparat penegak hukum maka tentunya jika sudah memahami aturan tentang korupsi maka dapat menghindarinya” jelasnya.    Tambahnya, sebuah praktik korupsi tidak sederhana, ada kompleksitas yang melingkupinya dan termasuk dalam penegakan hukumnya dikarenakan pelaku korupsi tidaklah sendirian. ” Para pelaku itu juga bukan orang-orang bodoh. Perkara korupsi adalah Extra-ordinary Crime sehingga membutuhkan penanganan yang luar biasa pula” tegasnya Usai menyampaikan ceramah umum acara dilanjutkan dengan tanya jawab dengan para peserta dari kalangan dosen serta kemudian diakhiri dengan pemberian cenderamata.