Komisi Tiga DPR RI melakukan kunjungan dalam rangka Rapat Dengar Pendapat (RDP) ke kantor Poldasu di Jalan Tanjung Morawa Medan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Sumut), Selasa (01/2016) di Jalan A. H Nasution Medan. Anggota DPR RI dari komisi Tiga yang berjumlah 15 orang hadir pada pukul 17.30 WIB yang sebelumnya melakukan kunjungan RDP ke Poldasu. Begitu sampai di Kejatisu terlihat kegiatan RDP langsung dilaksanakan di Aula Kejatisu lantai III yang dibuka oleh Wakil Ketua Komisi Tiga, Trimedya Panjaitan,SH. Trimedya mengatakan bahwa kehadiran mereka ke Kejatisu yang sebelumnya ke Poldasu adalah dalam rangka melaksanakan Rapat Dengar Pendapat. Oleh karena itu pihaknya mengharapkan Kejatisu memaparkan kegiatan penegakan hukum yang telah dilaksanakan. ” Silahkan Bapak Kajatisu memaparkan kegiatan penegakan hukum dan berbagai hal yang perlu diutarakan dalam rangka kegiatan penegakan hukum di Kejatisu. Demikian untuk Kejari diwakili oleh salah satu orang Kajari yang terjauh” ucapnya. Tambahnya, kegiatan RDP tersebut merupakan rapat resmi yang dapat juga dilaksanakan di kantor Gedung DPR RI di Senayan Jakarta namun pelaksanaanya dilaksanakan didaerah. Selanjutnya Kejatisu memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan oleh jajaran Kejatisu yang langsung disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut (Kajatisu), DR Bambang Sugeng Rukmono, MM, MH. Kajatisu memaparkan pihaknya telah melaksanakan penegakan hukum dengan maksimal, mulai dari perkara Pidana Umum yang dalam melakukan penuntutan telah melaksanakan dengan maksimal. Tambahnya, seperti kasus narkoba yang pada kurun waktu sejak Mei 2015 hingga September 2016 Kejaksaan Tinggi Sumut telah menuntut mati 30 orang pengedar Narkoba dari 16 perkara yang berasal dari Kejaksaan Negeri Medan, Deli Serdang, Tanjung Balai dan Binjai. Demikian dalam kasus korupsi, disebutkan Kejatisu dalam periode tahun 2016 ini telah banyak melimpahkan perkara korupsi ke pengadilan Tipikor Medan dan diproses sampai dengan eksekusi nantinya. Kemudian pemaparan dari pihak Kejari diwakili oleh Kajari Nias Selatan, Riyono Putro, SH., M.Hum yang kemudian memaparkan profil Kejari Nias Selatan dan disebutkan bahwa Jaksa di tempat tersebut berjumlah 11 orang dan pegawai tata usaha berjumlah 6 Orang. Tambahnya, di Kejari Nias Selatan telah melaksanakan penyerapan anggaran sebesar 60 % dan pihaknya walaupun sebagai Kejari terjauh di Sumut tetap melaksanakan penegakan hukum dengan baik, dimana hal ini terbukti dengan adanya perkara baik pidum dan pidsus meliputi tindak pidana korupsi yang dilimpahkan ke pengadilan. Lanjutnya, kendala Kejari Gunung Sitoli dalam proses penegakan hukum khususnya dalam proses menyidangkan perkara korupsi hanya karena masalah jarak tempuh dimana lokasi yang cukup jauh dan pihaknya harus menyidangkan perkara ke Pengadilan Tipikor Medan di Medan. Usai pemaparan dari Kejatisu selanjutnya pihak Kanwil Sumut Departemen Hukum dan HAM yang juga hadir di Kejatisu memaparkan berbagai kegiatan mereka dan kendalanya kepada pihak Komisi Tiga DPR RI. Usai mendengar pemaparan, pihak komisi III DPR RI kemudian menerima laporan tertulis yang telah dipaparkan tersebut dan telah ditandatangani oleh Pimpinan Kejatisu dan pimpinan Kanwil Hukum dan HAM Sumut . Pada akhir acara di pukul 20.00 WIB acara dilanjutkan dengan kegiatan bertukar cenderamata dan berfoto bersama.
[13:34, 11/11/2016] yos: Pak Kajati cek
[13:34, 11/11/2016] yos: Segera masukkan Dek
[13:37, 11/11/2016] yos: Ralat. Kejatisu Sebagai Tim Satuan Tugas Waspada Investasi QuickNewsKejatisu Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), DR Bambang Sugeng Rukmono, MM, MH, menandatangani komitmen bersama tim kerja satuan tugas waspada investasi provinsi sumatera utara di Hotel Santika Medan, Jumat (04/11).
Kegiatan yang dimulai dari pukul 08.00 WIB dihadiri juga oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erri Nuradi, Anggota Dewan Komisioner OJK (setingkat Menteri), Bapak Nelson Tampubolon, dan Wakapolda Sumut tampak juga hadir Walikota Medan Dzulmi Eldin dan Kepala OJK Regional 5 Sumatera Bagian Utara, Bp. Lukdir Gultom serta Kepala Kanwil Kementrian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Acara yang berbarengan dengan aksi unjuk rasa nasional 4 November ini berlangsung dengan lancar dan diketahui bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi. Kajatisu dalam tanggapannya usai acara, mengatakan bahwa Kejatisu menyambut baik kegiatan penandatanganan kesepakatan komitmen bersama tim kerja satuan tugas waspada investasi provinsi sumatera utara dan disebutkan Kejatisu sebagai salah satu tim satuan tugas akan mendukung terlaksananya dengan baik seluruh kegiatan tim yang tentunya Kejaksaan akan memberdayakan secara maksimal Jaksa di berbagai bidang yang ada di jajaran Kejatisu. Usai acara penandatangan, terlihat seluruh peserta meliputi unsur pimpinan yang hadir melaksanakan kegiatan foto bersama dan makan bersama serta kegiatan tanya jawab dengan beberapa awak media yang hadir.
[13:37, 11/11/2016] yos: Yang ketiga : sbb
[13:39, 11/11/2016] yos: KEJATISU LAKSANAKAN KOORDINASI
SEKEJARI SUMUT
#Kejari Gunung Sitoli Juara Satu Dalam Memberikan Lapinsus se Kejatisu
Dalam rangka Mensosialisasikan hasil rapat kerja teknis (Rakernis) Kejaksaan Agung di akhir September kemarin di Kejagung dan dalam rangka penyusunan bahan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) di Kejagung (Kejaksaan Agung) Kejatisu (Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara) lakukan koordinasi dengan Kejari (Kejaksaan Negeri Se- Sumatera Utara), Senin(31/10) di Lantai Dua Kantor Kejatisu jalan A.H Nasution Nomor 1 C Medan.
Acara yang dimulai sejak Pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 16.30 Wib tersebut dibuka oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), DR Bambang Sugeng Rukmono, MM, MH. Dalam sambutanya Kajatisu mengucakan terimakasih kepada seluruh para Asisten dan Kabag TU di Kejatisu serta para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) serta para Kasi yang telah meluangkan waktu untuk datang pada acara tersebut.
Lanjut Kajatisu, tentunya dalam rangka menghadapi Rakernas di Kejagung pada akhir tahun 2016 maka diharapkan seluruh Kajari dan Kacab (Kepala Cabang Kejaksaan Negeri) di daerah segera menyampikan laporan terkait kegiatan masing-masing yang ada didaerah dan segera melaksanakan berbagai program kerja jika belum juga terlaksana.
“Rakernas akan dilaksanakan, untuk itu segera dipersiapkan laporan dari tiap Kejari terkait program kerja yang telah terlaksana dan apabila ada program yang belum terlaksana maka segera dilaksanakan rakernas” tegas Kajatisu. Tambah Kajatisu, dalam kesempatan koordinasi ini juga akan disampaikan hasil Rakernis Kejagung yang telah dilaksanakan pada bulan September lalu.
Selanjutnya dilakukan kegiatan tanya jawab dari berbagai Kajari dengan Kajatisu dan para Asisten yang ada.
Usai kegiatan tanya jawab, pihak Kejatisu melalui bidang Intelijen kemudian mengumumkan kinerja Para Kejari khusunya Kasi Intel di daerah terkait pembuatan Laporan Intelijen Khusus (Lapinsus). Disebutkan bahwa Kejari Gunung Sitoli dibawah kepimpinan Bapak Kajari Parningotan Bakkara SH, MH dalam hal ini Kasi Intelijen (Kepala Seksi Intelijen) yang membuat laporan Lapinsusnya, Antonius Indra Simamora, SH, MH mendapatkan juara I (Satu) dan juara Dua dari Kejari Batubara serta juara Tiga dari Kejari Tapanuli Utara serta untuk juara Empat dari Kejari Binjai.
Untuk diketahui Lapinsus merupakan sebuah produk Intelijen Kejaksaan berupa laporan insidentil belum diolah yang materinya bersifat khusus menyangkut ancaman, gangguan dan hambatan dan tantantan yang disingkat AGHT mengenai masalah yang berkaitan aspek penegakan hukum yang perlu segera disampaikan kepada pimpinan untuk mendapat tanggapan dan penanganan.
Usai kegiatan koordinasi, acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan makan siang bersama dan kegiatan pembahasan berbagai program kerja yang terlaksana dari awal tahun 2016 sampai dengan akhir Oktober di seluruh jajaran Kejatisu.