Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melalui bidang Pidsus menerima perkara perpajakan atas nama tersangka Safriadi Alias Safrianto di Kantor Kejatisu, Rabu (18/01). Perkara tersebut merupakan limpahan dari Kementrian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara II melalui Ditreskrimsus Poldasu yang telah dipelajari oleh Jaksa Peneliti Kejatisu dan di P21 dan pada hari ini diterima pelimpahan barang bukti serta tersangka. Selanjutnya Jaksa dari bidang Pidsus Kejatisu akan mempersiapkan Dakwaan untuk kemudian akan melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan untuk disidangkan. Diketahui tersangka pada tahun 2008 sampai dengan 2009 yang mendirikan berbagai perusahaan dengan sengaja menerbitkan atau menggunakan faktur pajak, bukti pemungutan pajak, bukti pemotongan pajak atau bukti setoran pajak yang tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya dan atas hal tersebut tersangka diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp. 4,6 Milyar dan diancam dengan Pasal 39 A huruf a UU RI Nomor 28 Tahun 2007 tentang perubahan ketiga atas UU RI Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman pidana paling singkat 6 bulan dan paling lama 6 tahun. Tersangka pada saat ini ditahan dan dititipkan di Rutan Tanjung Qusta Medan.(yos/ik)