Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumateta Utara (Kejatisu) dengan Tim Penyidik Pidsus Kejatisu menangkap DPO tersangka kasus Pengadaan Sewa Mobil Bank Sumut 2013  Drs. Zulkarnaen (55) di Jalan Setia Budi persis dekat rumah makan soto Medan,  Rabu (01/02) sekira pukul  12.15 WIB.

Hal tersebut ditegaskan Asintel (Asisten Intelijen Kejatisu), Nanang Sigit Yulianto, SH, MH didampinngi Kasi Penkum Sumanggar Siagian dan Jaksa Di Bidang Intelijen Kejatisu, Yosgernold Tarigan. Asintel menegaskan bahwa dari informasi Intelijen tersangka selama lima hari ini datang ke rumah Ibunya di Medan sehingga Tim intelijen kemudian melakukan pemantauan.

“Tepat pada siang hari tadi tersangka keluar rumah dan tim intel yang menyamar sebagai pengedaran sepeda motor bersama tim penyidik Pidsus langsung mengamankan tersangka yang sedang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F BK 4644 AGB dan membawa tersangka ke kantor Kejatisu untuk kemudian dimintai keterangan” jelas Asintel Nanang Sigit.

Lanjutnya, bahwa selama lima hari secara terus-menerus tim mengamati diseputaran kediaman tersangka dan pada Pukul 08.00 WIB tersangka masuk ke rumah dengan mengendarai sepeda motor dan dibuka oleh istri tersangka dan selanjutnya pada pukul 10.30 WIB tersangka dengan mengendarai sepeda motor keluar rumah dan tim intel langsung mengejar dan mengamankan.

Asintel menambahkan bahwa selama dalam pengejaran tim Kejatisu, tersangka hidup berpindah pindah dari kota ke kota dengan menyewa rumah perbulan dengan tujuan untuk mengelabui petugas dari pengejaran. Dengan demikian, tinggal satu orang yang masih dicari dan menjadi buronan Kejati yaitu Haltatif alias Ali selaku Direktur CV Surya Pratama yang merupakan rekanan penyedia jasa dalam kasus itu.

Untuk diketahui bahwa tersangka menghilang dan tidak diketahui keberadaannya, sesuai surat penertiban DPO sejak 26 September dan foto-foto mereka telah disebar luaskan ke seluruh Kejaksaan Negeri di tanah air, institusi pemerintah, bandara, dan pusat perbelanjaan agar dapat diketahui oleh masyarakat.

Terkait dengan dpo yang masih belum tertangkap Asintel, Nanang Sigit menjelaskan bahwa bagi warga yang melihat kedua tersangka itu, segera melaporkan ke kejaksaan untuk diamankan dan diproses secara hukum sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan.

Sebelumnya, penyidik Kejati Sumut, pada 20 Juli 2016 menahan dua orang tersangka dugaan korupsi di Bank Sumut yakni Muhammad Yahya selaku mantan Direktur Operasional Bank Sumut dan Jefri Sitindaon selaku Asisten III Divisi Umum.

Keduanya dititipkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan dan tengah dalam proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Dan salah satu tersangka bernama Irwan Pulungan pada tanggal 21 Oktober 2016 berhasil diamankan dan pada saat ini tengah persiapan untuk dilimpahkan ke pengadilan Tipikor Medan.(yos/ika)