Jaksa Agung H. M Prasetyo tutup turnamen tenis Adhyaksa Cup XI melalui upacara penutupan yang dilangsungkan di lapangan Tennis Indoor Siliwangi, Jl. Menado No. 37 Bandung, Sabtu (23/9) pukul 10.00 Wib. Upacara penutupan Turnamen Tenis Adhyaksa Cup yang berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak Kamis tersebut dihadiri oleh para Jaksa Agung Muda, para Kajati se-Indonesia, KBPA (Keluarga Besar Purnawirawan Adhyaksa), Ketua PJI (Persatuan Jaksa Indonesia) dan pengurus ATC (Adhyaksa Tenis Club) dan diikuti oleh seluruh kontingen/peserta turnamen.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo dalam amanatnya mengatakan turnamen tenis Adhayksa Cup ini memiliki relevansi antara nilai dalam olahraga dengan pembentukan jiwa dan karakter. “Menurut saya turnamen kali ini cukup relevan untuk memaknai peran dan manfaat penting pertandingan olah raga, khususnya bagi pembentukan jiwa, terpeliharanya raga bagi pembentukan sikap moral dan integritas diri, semangat dan tekad,” ujar Beliau.

Lanjutnya, “dalam pertandingan saya melihat kontingen penuh kebersamaan dan menunjukan tidak ada sekat antara pimpinan dan anak buah, saya ingatkan setelah pelaksanaan pertandingan ini, dalam bekerja mari kita hilangkan paradigma lama, kerja asal-asalan dan selalu menjunjung nilai olahraga dalam pekerjaan dengan jiwa sortifitas dan fairplay,” himbaunya.

Berdasarkan laporan dari Ketua Pelaksana Tenis Piala Adhyaksa XI tahun 2017 Setia Untung Arimuladi yang dibacakan dalam upacara penutupan tersebut, untuk juara 1 direbut oleh kontingen Tim Kejaksaan Agung A, kemudian juara 2 oleh kontingen Tim Kalimantan Timur, kontingen Sulawesi Selatan bersama kontingen NTB mendapat juara ke 3.

Setelah pengalungan medali kepada para juara, Jaksa Agung menyampaikan turnamen Tenis Piala Adhyaksa selanjutnya akan dilaksanakan di Palembang Sumatera Selatan. (Zm/gaF) www.kejati-jabar.go.id